|
Antara Peduli Palestina dan membantu anak yatim |
|
| Pertanyaan |
Assalamualaikum Wr Wb
Saat ini banyak sekali gerakan untuk mendukung saudara kita di palestine. Yang jadi pertanyaan saya, apakah hal itu benar? Sementara disekeliling kita masih banyak saudara kita yang membutuhkan uluran tangan.
Selain itu apakah benar akan lebih baik jika kita misalnya membuat acara penggalangan dana 1$ untuk yatim piatu daripada 1$ untuk saudara kita di palestine?
Terima kasih atas jawabannya
Wassalamualaikum Wr Wb |
|
| Jawaban |
Assalamu alaikum wr.wb. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua. Membela saudara seiman adalah menjadi tanggung jawab kita sebagai muslim di manapun ia berada. Allah befirman, “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” Nabi saw. juga Bersabda, “Mukmin yang satu dengan mukmin yang lain saling menopang seperti bangunan.” “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal cinta, dan kasih sayang di antara mereka seperti satu tubuh. Jika salah satu bagian tubuh sakit, bagian tubuh juga ikut sakit.”
Persoalannya, siapa yang lebih dahulu dan lebih mendapat prioritas untuk dibantu? Tentu saja yang seharusnya mendapatkan prioritas utama untuk dibantu adalah mereka yang berada dalam kondisi sangat mendesak dan kondisi bahaya. Dalam hal ini Palestina adalah satu negara muslim yang berada dalam kondisi sangat sulit. Mereka sedang mendapatkan embargo, pangan dan ekonomi rakyat benar-benar sangat susah, rumah-rumah banyak dihancurkan, korban jiwa terus berjantuhan, banyak yang terluka tanpa mendapatkan pengobatan yang selayaknya, banyak wanita yang kehilangan suami, banyak anak yang kehilangan orang tua, serta di sana terdapat tanah suci umat Islam—masjidil Aqsa—yang telah jatuh pula ke tangan musuh. Ini semua terjadi di satu sisi akibat dari kebiadaban Israel yang dibantu AS serta para sekutunya, sementara di sisi lain, negara-negara muslim yang berada di sekitarnya kurang memberikan bantuan dan perhatian. Bahkan, cenderung apatis dan takut untuk berbuat.
Dengan kondisi yang demikian tentu saja kita harus membela saudara-saudara kita di sana. Sebab, jika kita apatis dan tidak segera membantunya, itulah kondisi yang memang sangat diharapkan oleh Israil dan berarti kita membiarkan rakyatnya terus terjajah, menjadi korban, dan tanah air Palestina berikut masjidil Aqsa jatuh ke tangan musuh Allah.
Karena itu, saat ini kita memang membutuhkan tokoh-tokoh semacam Solahuddin al-Ayyubi yang perhatiannya selalu tertuju kepada umat dan kaum muslimin. Diceritakan bahwa selama beberapa waktu, Solahuddin al-Ayyubi tidak pernah tertawa sehingga ada yang bertanya, “Mengapa Anda saya lihat tidak lagi pernah tertawa?” Solahuddin al-Ayyubi menjawab, “Bagaimana saya akan tertawa sementara masjidil Aqsa sedang tertawan? Saya malu kepada Allah untuk tersenyum, sedangkan saudara-saudara saya di sana sedang tersiksa.”
Alangkah indahnya jika umat ini dihiasi oleh sosok-sosok semacam Solahuddin al-Ayyubi. Tentu Islam akan menang dan jaya dengan izin Allah Swt.
Namun demikian, ketika kita peduli dengan Palestina bukan berarti kita tidak memerhatikan saudara-saudara, tetangga, dan anak-anak yatim di sekeliling kita. Tentu saja mereka juga berhak mendapatkan bantuan dan perhatian secara proporsional.
Hadanallah wa iyyakum ajma’in. Wallahu a’lam bish-shawab.
|
|