Anda di halaman: Home Tafsir Hadits Yang Dimaksud Kaum Kerabat

Yang Dimaksud Kaum Kerabat

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Saya ingin bertanya tentang siapa yang dmaksud kaum kerabat dibeberapa surat dalam Al Quran, diantaranya ayat dibawah ini.

mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan, jawablah "apa aja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang orang yang sedang dalam perjalanan". Apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. [QS 2:215]

Terima kasih banyak.

Wassalam,

Inen

Assalamu alaikum wr.wb.

Ayat yang Anda maksud menjelaskan tentang apa yang mesti diinfakkan dan siapa saja yang berhak mendapatkan.

Nah, dalam tafsir al-Manar disebutkan bahwa pihak yang paling berhak mendapatkan infak atau nafkah adalah orang tua. Baru sesudah itu kerabat. Di sini kerabat disebut dengan istilah al-aqrabin untuk menjelaskan bahwa urutan penyebutan orang yang berhak mendapatkan nafkah berdasarkan jarak kekerabatan. Siapa yang paling dekat, ia lebih berhak untuk didahulukan.

Dengan demikian, maka orang yang paling berhak mendapatkan nafkah sesudah orang tua adalah anak. Namun jika anak tidak ada maka yang paling berhak sesudahnya adalah saudaranya (adik atau kakak).

Jadi al-aqrabin maksudnya adalah anak, lalu adik atau kakak, dan seterunya.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Wassalamu alaikum wr.wb.

 

 

 

MP3 Ceramah

Manajemen waktu

Teknisi

Status Yahoo
CALL CENTER/OFFICE:
021-8575426

Visitor

Hari ini750
Kemarin2763
Minggu ini6513
Bulan ini87110
Keseluruhan311984

Terdapat 41 pengunjung online