Anda di halaman: Home Zakat Zakat dan Biaya Membangun Rumah

Zakat dan Biaya Membangun Rumah

Saya mempunyai teman yang akan berzakat. Kalau dihitung dari gaji bulanan, telah mencapai nishob. Tetapi dia kebetulan sedang membangun rumah yang tentunya membutuhkan waktu yg tidak sebentar, dan biaya yg tdk sedikit. pertanyaan saya, apakah biaya pembangunan rumah bisa dijadikan pengurang dari harta yg wajib dizakati?

Assalamu alaikum wr.wb.

Pertama-tama perlu dipahami bahwa untuk zakat profesi, maka ia dikeluarkan setiap kali mendapatkan penghasilan atau pendapatan.

Lalu Bagaimana cara menghitung dan cara mengeluarkannya? Dalam hal ini ada kalangan yang berpendapat bahwa zakat profesi itu harus dikeluarkan dalam keadaan kotor tanpa harus melihat kebutuhan atau pengeluaran seseorang. Juga tanpa harus melihat hutang-hutang yang dimilikinya. Ini adalah sebuah pandangan yang berbeda dengan pandangan lainnya. Menurut kelompok ini, semua uang yang masuk ke kantong seseorang harus dikeluarkan zakatnya senilai 2,5 % dari total penerimaan. Dan waktu pelaksanaannya adalah pada setiap saat menerima uang tersebut.

Pendapat lainnya mengatakan bahwa bila seorang memiliki penghasilan, maka hendaknya dia keluarkan untuk kebutuhan pokoknya terlebih dahulu. Seperti untuk makan, pakaian, rumah, pendidikan anak, pembangunan rumah, dan seterusnya. Bila semua kebutuhan asasi untuk menunjang hidupnya telah terpenuhi, maka sisa atau kelebihanya itulah yang harus dikeluarkan zakatnya. Dalam hal ini, hutang-hutang pun dianggap bagian dari kepentingan atau kebutuhan hidup. Terutama hutang yang memang secara langsung berkaitan dengan hajat pokok pekerjaannya. Pendapat ini tidak mengatakan untuk memotong 2,5 % terlebih dahulu, tetapi keluarkan dahulu kebutuhan pokok baru kemudian kelebihannya dikeluarkan untuk zakat yaitu sebesar 2,5 %.

Melihat dua kubu ini, Dr. Yusuf Al-Qaradawi mencoba mempertemukan kedua pendapat yang berbeda itu. Jalan tengah yang beliau tawarkan adalah memisahkan antara mereka yang memiliki pendapatan tinggi dengan yang pendapatannya rendah. Beliau mengatakan bahwa bagi kalangan yang pendapatannya sangat tinggi. seperti

 

MP3 Ceramah

Manajemen waktu